Epilog

Senin, 13 Februari 2012, pukul 22:43

Ku kirim SMS kepadanya “Kamu suka buah apel ga?”.

Dibalas dengan singkat “Suka. Kenapa?”.

“Nanya aja.. Kamu suka apelin aku ga?? Wkwkwkwk”

*kemudian hening, tidak dibalas lagi*

Ah Dear, it just so typically you.

We’re both so different

Logic >< Feeling

Calm >< Fussy

Otak kiri >< Otak kanan

Introvert >< Extrovert

Hijau >< Merah

APEL

However, since the very first time until all the giving times, I wanna let you know that I care about you, I love you (OK, gombal).

Happy Valentine my Dear Adr :)

Aku jengah dengan perasaan ini
Kenapa dia tak pergi saja sih??

Satu hari, satu minggu, satu bulan..
Lalu berbulan-bulan..
Awalnya kunikmati..
Namun lama-lama perasaan ini menyusahkan diri
Tak dapat kubagi

Aku jengah..
Kenapa tak kau pergi jauh saja??

Wahai rindu
Tolong segera berlalu

Adam, sang manusia pertama, seharusnya hidup lebih panjang daripada manusia lainnya, yaitu selama seribu tahun. Tetapi ia tidak hidup selama itu.

Suatu hari Adam memohon kepada Tuhan agar memperlihatkan masa depan kepadanya. Lalu Tuhan berkata kepadanya, “Ikutlah Aku.” Tuhan membawanya melewati bilik-bilik semesta tempat roh-roh yang akan dilahirkan menantikan giliran mereka. Setiap roh adalah cahaya. Adam melihat beberapa berkas cahaya menyala jernih, yang lain berkedap-kedip.

Lalu ia melihat seberkas cahaya yang amad indah, cemerlang, terang, keeamsan, jingga, dan menyejukkan. Adam berkata, “Oh Tuhan, itu akan menjadi manusia yang hebat. Kapankah ia akan dilahirkan?”
Tuhan menjawab, “Maaf, Adam, tapi roh yang itu, meski sangat indah, bukan untuk dilahirkan. Ia telah dilahirkan untuk melakukan dosa dan merusak dirinya. Aku telah memilih untuk menjauhkannya dari kehinaan karena dipermalukan.”

Adam memohon, “Tetapi Tuhan, manusia pasti memiliki orang yang bisa mengajari dan membimbingnya. Kumohon, jangan kevualikan anak-anakku.”

Tuhan menjawab dengan lembut, “Keputusan sudah dibuat. Aku tak punya cukup tahun kehidupan untuk diberikan kepadanya.”

Lalu Adam dengan berani mengatakan, “Tuhan, bagaimana bila aku bersedia membagikan kepada roh itu tahun-tahun kehidupanku?”

Dan Tuhan menjawab Adam dengan mengatakan, “Jika begitu maumu, akan kukabulkan.”
Menurut kisahnya, Adam wafat tidak pada usia 1000 tahun, tetapi 930 tahun. Dan beribu tahun kemudian, ada anak yang dilahirkan di kota Betlehem. Ia menjadi penguasa Israel dan penyanyi yang merdu. Setelah membimbing umatnya dan member mereka inspirasi, ia pun wafat. Dan Alkitab mencatat, Daud, sang Raja telah dimakamkan sesudah menjalani hidup selama 70 tahun.

Memang benar Daud tidak berumur panjang untuk zamannya. Namun, selagi hidupnya Daud mengajar,memberi inspirasi, dan mewariskan kepada kita warisan spiritual agung tarmasuk Kitab Mazmur.


(Dikutip dari “Have a Little Faith” karangan Mitch Albom)

Kelak kita berdiri

Entah untuk apa, entah bagi siapa

Antara sumpah, serapah, dan sampah

Antara duka, derita, dan sengsara


Kelak kita mencari

Dan tak mampu membagi

Antara segala yang baik dan bajik

Antara segala yang pelik dan licik


Tolong beritahu saya berapa harga keadilan

Supaya bisa saya siapkan simpanan

Jika suatu hari benar-benar saya butuhkan


Tolong beritahu saya apa itu kejujuran

Agar saya tidak dipermainkan oleh zaman

Supaya saya tahu apa itu kawan dan lawan


Suatu hari kita akan mandiri

Memaknai hidup dan jati diri


Suatu hari kita akan berhenti mencari

Dan mulai belajar mengisi

Novi Lim 12.01.10

(pukul 01.00-01.05 WIB)

In my sweet lil’ room

HAPPY NEW YEAR ALL…
Hope that somebody will fill this frame this year..
hahahaaa…. ^^

Novi Lim 01.01.10

in my sweet lil’ room

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.