Aku jengah dengan perasaan ini
Kenapa dia tak pergi saja sih??

Satu hari, satu minggu, satu bulan..
Lalu berbulan-bulan..
Awalnya kunikmati..
Namun lama-lama perasaan ini menyusahkan diri
Tak dapat kubagi

Aku jengah..
Kenapa tak kau pergi jauh saja??

Wahai rindu
Tolong segera berlalu

Adam, sang manusia pertama, seharusnya hidup lebih panjang daripada manusia lainnya, yaitu selama seribu tahun. Tetapi ia tidak hidup selama itu.

Suatu hari Adam memohon kepada Tuhan agar memperlihatkan masa depan kepadanya. Lalu Tuhan berkata kepadanya, “Ikutlah Aku.” Tuhan membawanya melewati bilik-bilik semesta tempat roh-roh yang akan dilahirkan menantikan giliran mereka. Setiap roh adalah cahaya. Adam melihat beberapa berkas cahaya menyala jernih, yang lain berkedap-kedip.

Lalu ia melihat seberkas cahaya yang amad indah, cemerlang, terang, keeamsan, jingga, dan menyejukkan. Adam berkata, “Oh Tuhan, itu akan menjadi manusia yang hebat. Kapankah ia akan dilahirkan?”
Tuhan menjawab, “Maaf, Adam, tapi roh yang itu, meski sangat indah, bukan untuk dilahirkan. Ia telah dilahirkan untuk melakukan dosa dan merusak dirinya. Aku telah memilih untuk menjauhkannya dari kehinaan karena dipermalukan.”

Adam memohon, “Tetapi Tuhan, manusia pasti memiliki orang yang bisa mengajari dan membimbingnya. Kumohon, jangan kevualikan anak-anakku.”

Tuhan menjawab dengan lembut, “Keputusan sudah dibuat. Aku tak punya cukup tahun kehidupan untuk diberikan kepadanya.”

Lalu Adam dengan berani mengatakan, “Tuhan, bagaimana bila aku bersedia membagikan kepada roh itu tahun-tahun kehidupanku?”

Dan Tuhan menjawab Adam dengan mengatakan, “Jika begitu maumu, akan kukabulkan.”
Menurut kisahnya, Adam wafat tidak pada usia 1000 tahun, tetapi 930 tahun. Dan beribu tahun kemudian, ada anak yang dilahirkan di kota Betlehem. Ia menjadi penguasa Israel dan penyanyi yang merdu. Setelah membimbing umatnya dan member mereka inspirasi, ia pun wafat. Dan Alkitab mencatat, Daud, sang Raja telah dimakamkan sesudah menjalani hidup selama 70 tahun.

Memang benar Daud tidak berumur panjang untuk zamannya. Namun, selagi hidupnya Daud mengajar,memberi inspirasi, dan mewariskan kepada kita warisan spiritual agung tarmasuk Kitab Mazmur.


(Dikutip dari “Have a Little Faith” karangan Mitch Albom)

Kelak kita berdiri

Entah untuk apa, entah bagi siapa

Antara sumpah, serapah, dan sampah

Antara duka, derita, dan sengsara


Kelak kita mencari

Dan tak mampu membagi

Antara segala yang baik dan bajik

Antara segala yang pelik dan licik


Tolong beritahu saya berapa harga keadilan

Supaya bisa saya siapkan simpanan

Jika suatu hari benar-benar saya butuhkan


Tolong beritahu saya apa itu kejujuran

Agar saya tidak dipermainkan oleh zaman

Supaya saya tahu apa itu kawan dan lawan


Suatu hari kita akan mandiri

Memaknai hidup dan jati diri


Suatu hari kita akan berhenti mencari

Dan mulai belajar mengisi

Novi Lim 12.01.10

(pukul 01.00-01.05 WIB)

In my sweet lil’ room

HAPPY NEW YEAR ALL…
Hope that somebody will fill this frame this year..
hahahaaa…. ^^

Novi Lim 01.01.10

in my sweet lil’ room

Iseng browsing-browsing, gw terdampar di blog entah milik siapa (tertulis nama Tjokricky disana), disana ditulis “kita hanya mengerti adegan yang sudah lewat dan kita jalani, adegan-adegan ke depannya, tidak kita ketahui”. Berkaca dari kalimat tersebut, gw merasa gw adalah orang yang masih banyak mengeluh terutama sepanjang tahun 2009 ini. Gw kurang mensyukuri apa yang udah gw terima dan gw capai di tahun ini.

Yeah, gw memang seorang yang agak perfectionist dan idealis. Gw ga puas sama hasil-hasil yang gw capai, entah kenapa setelah selesai melakukan suatu hal atau setelah mendapatkan suatu hasil, gw selalu merasa kecewa pada diri gw, dan gw selalu merasa “gw harusnya bisa lebih dari itu”, gw selalu merasa gw punya kapasitas untuk meraih yang lebih dari pada cuma “segitu doank”. Sebuah keangkuhan yang gw bangun bagi diri gw sendiri, yang kemudian membuat gw terjebak dalam rasa tidak puas dan kekecewaan terhadap diri gw.


Gw seringkali mengeluh untuk hal-hal yang seharusnya tidak perlu dikeluhkan. Gw mengeluh karena tugas-tugas kuliah pada akhirnya “memaksa” gw untuk tidur larut, atau bahkan kurang tidur. Gw merasa tugas-tugas tersebut merampas hak gw untuk bersenang-senang dan memanjakan diri gw sendiri. Tapi kemudian gw tersadar, INI PILIHAN. Gw yg memutuskan kalau gw harus kuliah, melanjutkan pendidikan, jadi inilah tanggung jawab dan resiko dari menjadi seorang mahasiswa.

Gw seringkali mengeluh saat sesuatu tidak berjalan sesuai rencana. Tapi tahun 2009 ini memberi gw banyak pelajaran, everything doesn’t always go on my own way. Dan walaupun ga berjalan sesuai yang gw mw, gw sekarang sadar bahwa selalu ada nilai positif di balik semua itu.

Gw sering lupa bersyukur dengan bertanya “Tuhan, kenapa begini?”..sampai satu waktu seorang teman menegur gw dengan perkataan “ketika sesuatu terjadi sesuai kemauan kita, itu baik. Tapi saat segala sesuatu tidak sesuai kemauan kita, itu lebih baik, karena itu kehendak Tuhan” (well, thx to RE for this quote), dari kata-kata itu gw belajar untuk lebih menerima segala sesuatu yang Tuhan beri dan percayakan pada gw.

Gw sering lupa kalo banyak orang di sekitar gw. Sebuah kata, “ansos” (anti-sosial), yang keluar dari ucapan seseorang, seperti sebuah tepukan yang menyadarkan gw dari hipnotis tentang betapa tidak peduli (baca: cuek)nya gw pada keadaan dan orang-orang (yang tidak atau kurang gw kenal) di sekitar gw.


Melihat ke belakang, masih banyak kesalahan dan kecerobohan yang gw sering lakukan secara sengaja dan tidak sengaja, yang kemudian membuat gw mearasa gagal di tahun ini. Tapi pada akhirnya gw belajar untuk bangkit dari semua itu, belajar berdamai dengan diri gw sendiri, berhenti menyalahkan diri gw atas setiap kehilangan yang gw alami. Menasehati diri gw bahwa c’est la vie, inilah hidup. Gw ga bisa berhenti selagi waktu terus berlari. Gw juga harus bangkit, berdiri, bahkan ikut berlari.

So, now this…WHAT’S NEXT??

2010 yang tinggal hitungan hari bakal gw sambut dengan semangat baru. Dengan segala resolusi dan target yang harus gw kejar dan raih. Juga dengan diri gw yang baru, yang telah berkaca dari segala “kegagalan” dan “pengalaman” di tahun 2009.

Novi Lim 29.12.09

In my sweet lil’ room

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.